Seputar Publik / Berita

FWK Soroti Penanganan Karhutla, Warga Kalimantan Selatan Merasa Terabaikan di Tengah Krisis Kabut Asap

Forum Wartawan Kebangsaan menilai penanganan kebakaran hutan dan lahan belum dirasakan optimal oleh masyarakat. Dampaknya meluas ke kesehatan, pendidikan, transportasi, dan ekonomi warga di sejumlah wilayah Kalimantan.
Forum Wartawan Kebangsaan menyoroti dampak karhutla berkepanjangan di Kalimantan yang dinilai mengganggu kesehatan, pendidikan, transportasi, dan perekonomian masyarakat. FWK mendorong penanganan yang lebih sistematis serta perlindungan bagi warga terdampak. Forum Wartawan Kebangsaan menyoroti dampak karhutla berkepanjangan di Kalimantan yang dinilai mengganggu kesehatan, pendidikan, transportasi, dan perekonomian masyarakat. FWK mendorong penanganan yang lebih sistematis serta perlindungan bagi warga terdampak.

“Kondisi ini membuat kita terusik. Bahkan, di tengah kesulitan masyarakat di daerah-daerah rawan karhutla, kita mendengar berita adanya operasi tangkap tangan KPK di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ini mengusik rasa kemanusiaan kita,” ujar Raja saat membuka diskusi.

Diskusi tersebut dihadiri Hendry Ch Bangun, mantan Ketua Dewan Pers periode 2019–2022, sejumlah pengurus FWK, serta para pemimpin redaksi media massa. Peserta lainnya mengikuti diskusi secara daring, di antaranya M. Harris Sadikin dari Palangka Raya, Zainal Helmie dari Banjarmasin, Endro S. Effendi dari Samarinda, IGMG Dwikora dari Bali, dan Suroso Miswan dari Papua Tengah.

FWK Soroti Persepsi Kalimantan Selatan Kurang Diprioritaskan

Tokoh pers Kalimantan Selatan sekaligus Koordinator Daerah FWK Kalsel, Zainal Helmie, menyampaikan bahwa karhutla berkepanjangan telah mengganggu berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Menurut Helmie, dampaknya tidak hanya dirasakan pada sektor kesehatan, tetapi juga pendidikan, transportasi, dan perekonomian warga. Ia menyebut sejumlah sekolah telah meliburkan kegiatan belajar tatap muka dan mengalihkan pembelajaran ke rumah. Sementara itu, aktivitas penerbangan disebut turut menghadapi gangguan.

Tulis Komentar

Komentar