Seputar Publik / Berita

FWK Soroti Penanganan Karhutla, Warga Kalimantan Selatan Merasa Terabaikan di Tengah Krisis Kabut Asap

Forum Wartawan Kebangsaan menilai penanganan kebakaran hutan dan lahan belum dirasakan optimal oleh masyarakat. Dampaknya meluas ke kesehatan, pendidikan, transportasi, dan ekonomi warga di sejumlah wilayah Kalimantan.
Forum Wartawan Kebangsaan menyoroti dampak karhutla berkepanjangan di Kalimantan yang dinilai mengganggu kesehatan, pendidikan, transportasi, dan perekonomian masyarakat. FWK mendorong penanganan yang lebih sistematis serta perlindungan bagi warga terdampak. Forum Wartawan Kebangsaan menyoroti dampak karhutla berkepanjangan di Kalimantan yang dinilai mengganggu kesehatan, pendidikan, transportasi, dan perekonomian masyarakat. FWK mendorong penanganan yang lebih sistematis serta perlindungan bagi warga terdampak.

Harris menyebut gangguan penerbangan telah menyulitkan mobilitas masyarakat. Ia menyampaikan bahwa dalam periode yang hampir sebulan, penerbangan dari Palangka Raya disebut tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Selain transportasi, aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut terdampak. Menurut Harris, penurunan omzet berpotensi menekan kemampuan pelaku usaha memenuhi kewajiban kredit dan memperlambat perputaran ekonomi daerah.

“Hingga kini, hampir dua bulan anak-anak tidak masuk sekolah. Semua anak belajar dari rumah,” tambah Harris.

Kondisi tersebut, menurutnya, menunjukkan bahwa dampak karhutla tidak berhenti pada persoalan lingkungan, tetapi juga memengaruhi keberlangsungan pendidikan dan penghidupan masyarakat.

Dampak Karhutla Meluas hingga Kalimantan Timur dan Papua Tengah

Koordinator Daerah FWK Kalimantan Timur, Endro S. Effendi, turut menyampaikan bahwa masyarakat merasakan dampak serius akibat kondisi karhutla.

Sementara itu, Koordinator Daerah FWK Papua Tengah, Suroso Miswan, menyoroti persoalan karhutla dan kemarau panjang yang dinilai semakin menyulitkan kehidupan masyarakat.

Tulis Komentar

Komentar