Seputar Publik / Berita

Pemprov Jakarta Siapkan Dana Rp5,6 Triliun untuk 10 Proyek, Ini Rencana Besar Pramono Anung

Dana Cadangan Daerah diusulkan untuk menjamin pembiayaan proyek tahun jamak, sementara empat Ranperda juga mencakup penguatan PAM Jaya, Bank Jakarta, dan Transjakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan jawaban eksekutif dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Rabu (7/10/2026), terkait empat Ranperda, termasuk usulan Dana Cadangan Daerah Rp5,6 triliun untuk mendukung pembiayaan proyek pembangunan tahun jamak. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan jawaban eksekutif dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Rabu (7/10/2026), terkait empat Ranperda, termasuk usulan Dana Cadangan Daerah Rp5,6 triliun untuk mendukung pembiayaan proyek pembangunan tahun jamak.

Pembentukan anak usaha menjadi salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan untuk mendukung pengelolaan layanan tersebut agar lebih efisien dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. 

Menurut Pramono, pengembangan angkutan perairan dapat membantu pemerataan akses pelayanan publik sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat Kepulauan Seribu.

Rencana tersebut juga sejalan dengan pertumbuhan jumlah pengguna Transjakarta.

Hingga triwulan III 2026, jumlah penumpang Transjakarta telah mencapai 329,2 juta orang dan diproyeksikan meningkat menjadi 438,5 juta penumpang hingga akhir 2026. 

Selain memperkuat layanan di wilayah Jakarta, Pemprov DKI terus mengembangkan layanan Transjabodetabek untuk mendukung mobilitas masyarakat di kawasan aglomerasi.

Pramono menilai mobilitas warga tidak dapat dibatasi oleh batas administratif daerah.

“Pergerakan pada wilayah aglomerasi tidak dapat dibatasi ruang wilayah administratif. Karena itu, layanan Transjabodetabek merupakan bagian dari kampanye pengurangan penggunaan kendaraan pribadi guna meningkatkan kualitas kinerja jalan di Jakarta,” tuturnya.

Tulis Komentar

Komentar