Buku ini ditulis oleh Mustafa Kamal, seorang urang awak yang berasal dari kampung halaman yang sama. Ia merupakan magister hukum, pensiunan pegawai negeri sipil, dan mantan ketua Persatuan Wartawan di Tanah Datar. Dalam buku tersebut, Mustafa merekam perjalanan Asri Hadi, meskipun nama panggilan Buyung yang akrab digunakan teman-temannya semasa kuliah tidak dicantumkan dalam judul.
Ketika Kemapanan Membawa Ujian
Grafik kehidupan Buyung mulai bergejolak ketika ia menikmati kebebasan dan keleluasaan finansial sebagai anak muda di Jakarta Selatan.
Asri merupakan putra Ramli Hadi, seorang pengusaha sukses yang bergerak di bidang perdagangan hasil bumi, impor bahan pokok, transportasi, dan perumahan. Kehidupan keluarga yang mapan memberinya kesempatan menikmati berbagai kemudahan yang tidak dimiliki semua anak muda pada zamannya.
Saat kuliah di Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Indonesia (FISIP UI), Buyung tinggal sendiri di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan. Lokasinya tidak jauh dari kawasan Blok M yang kala itu dikenal dengan kehidupan malam, restoran, bar, kafe, dan diskotek.
Komentar