Para peserta kemudian diminta melakukan wawancara secara bergantian. Dari proses tersebut, mereka diharapkan memperoleh informasi mengenai kehidupan peserta yang diwawancarai, termasuk data pendukung seperti usia, tinggi badan, dan informasi lainnya.
Dalam sesi tersebut, Ignatius tampil layaknya dosen yang sedang mengajar di ruang kelas. Ia menampilkan sejumlah potongan karya jurnalistik feature melalui presentasi dan mengajak peserta menganalisis sumber informasi yang digunakan penulis.
Peserta kemudian diajak mengidentifikasi dari mana setiap informasi dalam potongan feature tersebut diperoleh.
Jawabannya kembali pada tiga komponen utama feature: hasil wawancara atau keterangan narasumber, observasi, serta data sekunder.
Menariknya, ketika pertanyaan tersebut dilemparkan kepada peserta, mereka sempat saling menoleh sebelum akhirnya mampu mengidentifikasi sumber informasi dalam tulisan yang ditampilkan.
Bre Redana Bicara Batas Jurnalistik dan Sastra
Pada sesi berikutnya, Bre Redana tampil memberikan perspektif mengenai hubungan antara jurnalistik dan sastra.
Komentar