FGD menghadirkan budayawan Betawi Yahya Andi Saputra dan Yoyo Muchtar, sejarawan JJ Rizal, serta Bang Ali Anwar. Turut hadir Ketua Lembaga Adat dan Kebudayaan Betawi (LAKB) H. Fauzi Bowo atau Bang Foke, Ketua Bamus Betawi 1982 H. Zainuddin, Sekretaris Jenderal Bamus Betawi 1982 M. Ihsan, H. Nachrowi Ramli, mantan anggota DPD RI Abdul Azis Khafia, serta para penulis buku yang diketuai Fadjriah Nurdiarsih dan perwakilan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta.
Bang Foke: Pelestarian Kampung Tua Harus Menyeluruh

Bang Foke menekankan bahwa pelestarian kampung tua tidak cukup dilakukan dengan mencatat sejarah. Upaya tersebut perlu mencakup perlindungan bangunan, kawasan, tradisi, dan kehidupan sosial masyarakat.
Menurutnya, dukungan pemerintah dan keterlibatan warga menjadi bagian penting agar warisan sejarah tetap terjaga di tengah perkembangan Jakarta.
“Pelestarian kampung tua harus dilakukan secara menyeluruh, baik fisik maupun nonfisik. Bangunan bersejarah perlu dirawat dan dipertahankan keasliannya, sementara nilai sejarah dan budaya yang hidup di tengah masyarakat harus terus diwariskan,” ujar Bang Foke.
Komentar