Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias. Pengalaman praktik tersebut diharapkan dapat menjadi bekal awal bagi santriwati untuk mengenali proses kreatif dalam menghasilkan produk yang menarik dan berpotensi dipasarkan.
Selain melatih keterampilan, kegiatan ini juga memperkenalkan pentingnya melihat peluang usaha dari lingkungan sekitar. Dengan pendampingan yang tepat, produk kerajinan dapat menjadi sarana belajar mengenai perencanaan usaha, pengelolaan produk, hingga pemasaran.
Tumbuhkan Kemandirian dan Jiwa Wirausaha Sejak Dini
Rini Hidayati berharap kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut dapat memberikan manfaat bagi para santriwati, terutama dalam mengembangkan kreativitas dan membangun pola pikir kewirausahaan.
“Harapan saya, program pengabdian masyarakat ini mampu menumbuhkan jiwa wirausaha sejak dini, memberikan manfaat, serta menggali kreativitas dalam diri siswi di IHBS Kota Depok,” ujar Rini.
Melalui program ini, tim PKM Universitas YARSI berharap para santriwati tidak hanya memperoleh keterampilan membuat kerajinan, tetapi juga memahami dasar kewirausahaan dan aspek hukum dalam transaksi jual beli.
Pelatihan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kemandirian, keberanian berinovasi, serta semangat berwirausaha di kalangan pelajar.
Dengan demikian, keterampilan yang diperoleh selama kegiatan dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi pengalaman belajar yang bermanfaat, baik untuk pengembangan diri maupun untuk mengenali peluang usaha di masa mendatang.
*(Penulis; Helmi)
Komentar