Seputar Publik / Berita

Universitas YARSI Latih Peternak Bandung Olah Limbah Jerami Jadi Pakan Ternak, Dorong Peternakan Berkelanjutan

Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Mandalamekar, Kabupaten Bandung, Universitas YARSI memperkenalkan teknologi fermentasi silase untuk mengoptimalkan limbah pertanian dan mendukung ketersediaan pakan ternak.
Universitas YARSI memberikan pelatihan pengolahan limbah jerami padi menjadi silase kepada Kelompok Ternak Mandala Mukti I di Desa Mandalamekar, Kabupaten Bandung, sebagai upaya mendukung ketersediaan pakan dan peternakan berkelanjutan. Universitas YARSI memberikan pelatihan pengolahan limbah jerami padi menjadi silase kepada Kelompok Ternak Mandala Mukti I di Desa Mandalamekar, Kabupaten Bandung, sebagai upaya mendukung ketersediaan pakan dan peternakan berkelanjutan.

Melalui pendekatan tersebut, limbah pertanian diharapkan memiliki nilai guna lebih besar dan dapat mendukung keberlanjutan usaha peternakan masyarakat.

Peternak Dibekali Teknik Pembuatan Silase

Pelatihan diawali dengan registrasi peserta pada pukul 08.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan dari Harry Budiantoro selaku ketua tim pengusul PKM.

Sambutan juga disampaikan Ating Sumarni, S.Pd., sebagai perwakilan Desa Mandalamekar, dan Asep Iyus selaku Ketua Kelompok Ternak Mandala Mukti I.

Sebelum memasuki materi inti, peserta mengikuti pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman awal mengenai pengolahan jerami. Selanjutnya, Ilyas dan Eben menyampaikan materi tentang teknik pembuatan silase, mulai dari persiapan bahan baku, proses fermentasi, pengendalian kualitas, hingga penyimpanan.

Sesi pelatihan berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa Universitas YARSI turut membantu pelaksanaan kegiatan, termasuk memandu sesi penyegar suasana atau ice breaking.

Tulis Komentar

Komentar