Beranda
Seputar Publik / Olahraga

Sekjen ISTAF Abdul Halim Pimpin Rapat Perdana, Matangkan Persiapan Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027 di Jakarta

Bersama Ketua Umum dan jajaran pengurus pusat PSTI, Datuk Abdul Halim Bin Kader mulai mengoordinasikan persiapan kejuaraan dunia yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Mei–5 Juni 2027 di Jakarta.
Sekjen International Sepaktakraw Federation (ISTAF), Datuk Abdul Halim Bin Kader, memimpin rapat perdana persiapan Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027 di Jakarta, Kamis (22/10/2026). Rapat bersama jajaran pengurus pusat PSTI menjadi langkah awal koordinasi menuju kejuaraan yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Mei–5 Juni 2027. Sekjen International Sepaktakraw Federation (ISTAF), Datuk Abdul Halim Bin Kader, memimpin rapat perdana persiapan Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027 di Jakarta, Kamis (22/10/2026). Rapat bersama jajaran pengurus pusat PSTI menjadi langkah awal koordinasi menuju kejuaraan yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Mei–5 Juni 2027.

Seputarpublik.com || JAKARTA, — Persiapan penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027 di Jakarta mulai dimatangkan. Sekretaris Jenderal International Sepaktakraw Federation (ISTAF), Datuk Abdul Halim Bin Kader, memimpin rapat persiapan perdana pada Kamis (22 Oktober 2026).

Kejuaraan dunia tersebut dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 24 Mei hingga 5 Juni 2027. Rapat perdana ini menjadi langkah awal untuk mengoordinasikan berbagai kebutuhan penyelenggaraan bersama Persatuan Sepaktakraw Indonesia (PSTI) selaku organisasi nasional.

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Umum PSTI, Dr. H. Surianto A.M., S.Ag., M.M., Sekretaris Jenderal PSTI, Prof. Dr. H. Nukhrawi Nawir, M.Kes., serta jajaran pengurus pusat PSTI.

Keterlibatan Sekjen ISTAF bersama pimpinan dan pengurus PSTI mencerminkan pentingnya koordinasi antara federasi internasional dan organisasi nasional dalam mempersiapkan kejuaraan olahraga berskala dunia.

Melalui rapat awal ini, berbagai aspek penyelenggaraan perlu dikoordinasikan secara terencana, mulai dari organisasi, kesiapan teknis pertandingan, sarana dan prasarana, hingga pelayanan bagi delegasi negara peserta. Persiapan tersebut diharapkan mendukung pelaksanaan kejuaraan yang tertib, lancar, dan sesuai standar kompetisi internasional.

Abdul Halim Pimpin Koordinasi Menuju Kejuaraan Dunia 2027

Kepemimpinan Datuk Abdul Halim Bin Kader dalam rapat perdana menjadi bagian penting dari tahapan awal persiapan menuju Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027.

Dengan jadwal pelaksanaan yang telah direncanakan pada 24 Mei–5 Juni 2027, koordinasi antara ISTAF dan PSTI menjadi salah satu unsur penting untuk menyelaraskan kebutuhan penyelenggaraan, pembagian tanggung jawab, serta kesiapan berbagai pihak yang terlibat.

Persiapan sejak dini diharapkan memberikan ruang bagi panitia dan pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi kebutuhan teknis maupun nonteknis. Dengan demikian, setiap tahapan dapat disiapkan secara sistematis menjelang pelaksanaan kejuaraan.

Jakarta Berpeluang Perkuat Posisi Sepak Takraw Indonesia

Penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027 di Jakarta menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitasnya dalam menyelenggarakan ajang olahraga internasional.

Selain menjadi arena persaingan atlet sepak takraw dari berbagai negara, kejuaraan ini berpotensi memperluas promosi olahraga sepak takraw di Tanah Air dan meningkatkan perhatian masyarakat terhadap cabang olahraga yang telah lama berkembang di kawasan Asia Tenggara.

Bagi PSTI, persiapan yang dilakukan sejak dini menjadi salah satu faktor pendukung untuk memperkuat koordinasi dengan ISTAF, pemangku kepentingan olahraga, serta pihak terkait lainnya.

Sinergi antara federasi internasional dan organisasi nasional diharapkan dapat mendukung kesiapan penyelenggaraan, baik dari aspek teknis pertandingan maupun tata kelola kegiatan.

Persiapan Diharapkan Berdampak bagi Perkembangan Sepak Takraw

Dalam kata penutupnya, Abdul Halim menyampaikan harapan agar Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027 tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak takraw Indonesia serta memperkuat hubungan olahraga antarnegara.

Harapan tersebut menempatkan penyelenggaraan kejuaraan bukan sekadar sebagai agenda pertandingan, melainkan juga sebagai kesempatan untuk mendorong perkembangan olahraga dan mempererat hubungan melalui kompetisi internasional.

Rapat perdana pada Kamis (22/10/2026) menjadi bagian awal dari rangkaian persiapan menuju pelaksanaan kejuaraan di Jakarta. Dengan koordinasi yang terarah, pembagian tanggung jawab yang jelas, dan persiapan yang berkesinambungan, penyelenggaraan ajang tersebut diharapkan dapat berjalan sesuai rencana.

Keberhasilan Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027 nantinya diharapkan menjadi kontribusi bagi kemajuan sepak takraw Indonesia sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam perkembangan olahraga ini di tingkat internasional.

*(Penulis; Rendy)

Seputarpublik.com — Tepat dan Berimbang