Seputarpublik.com || KOTA BEKASI, — Revitalisasi sarana dan prasarana SMAN 19 Kota Bekasi, Jawa Barat, terus berjalan. Progres pembangunan dilaporkan telah mencapai 70%, dengan target penyelesaian pada Desember 2026. Pihak sekolah berharap pembaruan fasilitas tersebut dapat mendukung penerapan sistem kegiatan belajar mengajar (KBM) satu shift pada 2027.
Program revitalisasi satuan pendidikan merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sarana dan prasarana sekolah. Pembenahan fasilitas fisik, ruang kelas, dan sarana pendukung pembelajaran diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan efektif bagi peserta didik.
SMAN 19 Kota Bekasi menjadi salah satu sekolah yang menjalani revitalisasi pada 2026 melalui program peningkatan fasilitas pendidikan di wilayah Jawa Barat.
Kepala Sekolah Targetkan Pembangunan Rampung Desember 2026
Kepala SMAN 19 Kota Bekasi, Siwi Widyasaputri, S.Pd., M.Pd., saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, menyampaikan harapannya agar proses pembangunan selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Insya Allah pembangunan revitalisasi pada bulan Desember selesai sesuai target. Mohon dukungan dan doanya agar tahun depan bisa belajar satu shift,” ungkap Siwi.
Menurutnya, proses revitalisasi dan pembaruan wajah sekolah mulai menunjukkan hasil. Fasilitas yang dibangun diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan sekolah pada tahun mendatang sekaligus mendukung proses pembelajaran yang lebih optimal.
Siwi menegaskan bahwa peningkatan kualitas lingkungan belajar menjadi salah satu harapan utama pihak sekolah.
“Mimpi kami sederhana, namun bermakna besar, yaitu mewujudkan SMAN 19 Kota Bekasi yang mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih nyaman, efektif, dan berkualitas melalui penerapan sistem pembelajaran satu shift,” tegasnya.
Progres Pembangunan Capai 70 Persen
Sementara itu, Humas SMAN 19 Kota Bekasi, Dinda Mulya Lubis, S.Pd., M.Psi., saat dikonfirmasi secara terpisah, menyampaikan bahwa progres revitalisasi sekolah telah mencapai 70%.
Ia berharap penyelesaian pembangunan dapat segera mewujudkan kegiatan belajar mengajar satu shift sehingga proses pendidikan di sekolah berlangsung lebih efektif.
“Harapan kami, seluruh warga sekolah dapat segera merasakan pembelajaran yang efektif dengan sistem satu shift. Selain itu, kami ingin agar peserta didik dapat lebih fokus dalam pembelajaran dan mempersiapkan masa depannya, baik untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN) maupun memasuki dunia kerja,” jelas Dinda.
Penerapan sistem satu shift diharapkan memberikan ruang bagi sekolah untuk mengoptimalkan pengaturan waktu belajar dan kegiatan pendidikan. Peserta didik juga diharapkan memiliki kesempatan lebih baik untuk mengikuti kegiatan akademik maupun mempersiapkan rencana setelah lulus.
Meski demikian, realisasi sistem tersebut tetap bergantung pada penyelesaian pembangunan, kesiapan fasilitas, serta pengaturan kegiatan belajar mengajar oleh pihak sekolah dan instansi terkait.
Revitalisasi Diharapkan Tingkatkan Kualitas Pembelajaran
Revitalisasi SMAN 19 Kota Bekasi menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan agar selaras dengan kebutuhan pembelajaran. Penyelesaian pembangunan sesuai target diharapkan dapat menunjang kenyamanan warga sekolah serta mendukung kegiatan belajar mengajar secara lebih optimal.
Pihak sekolah berharap dukungan berbagai pihak dapat membantu kelancaran proses revitalisasi hingga tuntas. Dengan fasilitas yang semakin memadai, SMAN 19 Kota Bekasi menargetkan terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih kondusif dan mendukung peserta didik dalam meraih prestasi serta mempersiapkan masa depan.
(Redaksi)
Seputarpublik.com — Tepat dan Berimbang