Sorotan serupa disampaikan BA, aktivis yang ikut memantau pelaksanaan pekerjaan tersebut.
«“Pekerjaan ini terkesan dipaksakan dan terburu-buru. Kami juga tidak melihat rambu-rambu keselamatan yang memadai, padahal Jalan Diponegoro merupakan salah satu jalur utama di Kota Serang,” ujar BA.»
Keselamatan Pengguna Jalan Jadi Perhatian
Menurut BA, aspek keselamatan menjadi perhatian karena lokasi pekerjaan berada di jalur yang berpotensi padat, terutama pada Minggu (4/10/2026). Di sekitar kawasan tersebut juga terdapat tempat ibadah dan aktivitas masyarakat.
BA meminta pengaturan lalu lintas selama pekerjaan dilengkapi petugas serta rambu-rambu keselamatan. Ia juga menyoroti penggunaan alat pelindung diri (APD) oleh para pekerja, terlebih apabila pekerjaan dilakukan pada malam hari.
Selain persoalan teknis dan keselamatan, keberadaan papan informasi pekerjaan (PIP) turut dipertanyakan.
Menurut BA, masyarakat berhak memperoleh informasi mengenai proyek yang menggunakan anggaran publik, termasuk sumber anggaran, nilai pekerjaan, pelaksana, waktu pelaksanaan, serta informasi lain yang memang wajib dicantumkan sesuai ketentuan.
Komentar