Prabowo menyebut dengan bergabung dalam pemerintahan Jokowi, maka ia sekaligus memperlihatkan kepada dunia bagaimana demokrasi Indonesia berjalan, meski sejumlah kader partainya memiliki pandangan berbeda atas keputusannya tersebut.
“Kita telah pernah rival dengan Pak Joko Widodo, tetapi di ujungnya demi kepentingan yang besar, demi kepentingan Tanah Air yang kita cintai beliau berjiwa besar mengajak saya dan saya tidak ragu-ragu untuk menerima ajakan itu walaupun mungkin ada di ruangan ini yang kurang mendukung saya pada saat itu,” jelasnya. Menteri Pertahanan (Menhan) RI itu juga memuji Presiden Jokowi yang disebutnya memiliki jiwa kepemimpinan hebat yang mampu mengambil keputusan berani terlepas dari berbagai tekanan yang datang. “Beliau adalah pemimpin yang bisa mengambil keputusan, dan keputusannya berani, kadang-kadang melawan tekanan dari mana-mana. Itu harus kita akui,” ucapnya. Selain itu, Prabowo menyebut Jokowi memiliki gaya kepemimpinan khas dengan berbicara singkat namun mampu memberi semangat. “Ciri khas Pak Joko Widodo itu adalah selalu singkat, ringkas tapi tendangannya lumayan, tadi seolah-olah memberi semangat kepada kita untuk kita kerja lebih keras,” kata Prabowo. Ia menekankan dirinya tidak melebih-lebihkan, melainkan berterus terang atas keberhasilan pemerintahan Joko Widodo. Ia juga meminta kader partainya tak segan untuk mengakuinya. “Saya minta kader Partai Gerindra mengerti itu. Bukan saya mengolor-ngolor atau menjilat. Tidak. Saya hanya mau katakan yang benar, benar, dan kalau pemimpin kita benar, kita harus akui bener. Kalau kapten kesebelasan berhasil memimpin timnya menuju kemenangan harus kita puji dan kita akui. Jangan kita mau enaknya saja, pemimpin memberi keberhasilan, dan pemimpinnya dicemoohkan,” katanya.Seputar Publik / Politik
Prabowo Sebut Gerindra Ingin Lanjutkan Keberhasilan Pemerintahan Jokowi
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto
Tulis Komentar
Berita Terkait
Baca Juga
Lainnya
Mendagri Tito Karnavian Hadiri Rapat Kerja Pemerintah di Istana, Presiden Prabowo Tekankan Stabilitas Nasional di Tengah Ketidakpastian Global
Dailami Berharap Peresmian Gyeonggi Business Center (GBC) Korea di Jakarta Perkuat Kerja Sama Berbasis Teknologi
Wawali Bobihoe Pimpin Upacara Hardiknas 2025, Komitmen Perkuat Pendidikan Yang Merata dan Berkualitas
Masuk Partai Demokrat, Moch. Nabil Jayabaya Dinilai Berpotensi Ubah Peta Politik Kabupaten Lebak
Ciptakan Rasa Aman Pengunjung Saat Liburan, Polres Palas Gelar Patroli disejumlah Tempat Wisata
Penuhi Cadangan Pangan, Mendagri Instruksikan Bulog Serap Hasil Panen Petani
Syahrul Aidi: Transformasi Digital Harus Perkuat Perlindungan Sosial Inklusif, Kelompok Rentan Jangan Tertinggal
Komentar