Nuansa budaya Betawi turut dihadirkan melalui permainan tradisional, seperti congklak, dampu, dan bekel. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkenalkan permainan tradisional kepada generasi muda di tengah perkembangan hiburan digital.
Rano berharap, kunjungan tersebut dapat memberikan pengalaman sekaligus inspirasi bagi anak-anak Jakarta untuk mengenal berbagai profesi yang berperan dalam pembangunan kota.
“Saya ingin anak-anak Jakarta yang datang ke sini pulang dengan membawa mimpi besar. Mereka bisa melihat bagaimana kota ini dikelola, lalu terinspirasi untuk kelak menjadi perencana kota, ahli teknologi, arsitek, atau pelayan publik yang siap melanjutkan pembangunan Jakarta,” ungkapnya.
Warga Bisa Urus Paspor, SIM, hingga Bayar PBB
Salah satu daya tarik Namu Balai Kota adalah kehadiran Mini Mall Pelayanan Publik di halaman Balai Kota. Dengan fasilitas tersebut, masyarakat tidak hanya dapat berwisata edukasi, tetapi juga memanfaatkan sejumlah layanan administrasi dan kebutuhan sehari-hari.
Layanan yang tersedia antara lain pengurusan paspor dari Kantor Imigrasi Tanjung Priok, SIM Keliling dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, serta Samsat Keliling dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta.
Komentar