Beranda
Seputar Publik / Berita

Madas Nusantara Buka Rumah Aspirasi di Jakarta, Siap Tampung Keluhan Warga hingga Isu Pelayanan Publik

Ketua Umum Madas Nusantara, KRH. HM. Jusuf Rizal, menyatakan rumah aspirasi tersebut akan menjadi jembatan komunikasi masyarakat dengan Pemprov DKI Jakarta. Warga dapat menyampaikan keluhan dan informasi secara gratis dengan identitas yang dirahasiakan.
Ketua Umum Madas Nusantara KRH. HM. Jusuf Rizal menyampaikan komitmen organisasi membuka Rumah Aspirasi Masyarakat Jakarta untuk menampung keluhan warga dan menjembatani komunikasi dengan Pemprov DKI Jakarta. Ketua Umum Madas Nusantara KRH. HM. Jusuf Rizal menyampaikan komitmen organisasi membuka Rumah Aspirasi Masyarakat Jakarta untuk menampung keluhan warga dan menjembatani komunikasi dengan Pemprov DKI Jakarta.

Seputarpublik.com || JAKARTA, — Organisasi kemasyarakatan Masyarakat Madura Asli (Madas) Nusantara membuka Rumah Aspirasi Masyarakat Jakarta untuk Jakarta Bersinar. Inisiatif ini ditujukan sebagai wadah bagi warga untuk menyampaikan persoalan dan keluhan yang dinilai belum tersalurkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Ketua Umum Madas Nusantara, KRH. HM. Jusuf Rizal, mengatakan rumah aspirasi tersebut diharapkan menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah daerah, sekaligus membantu menyampaikan berbagai persoalan kepada instansi terkait agar dapat ditindaklanjuti.

“Ormas Madas Nusantara membuka Rumah Aspirasi ini dalam rangka menampung berbagai persoalan masyarakat yang belum tersalurkan kepada Pemprov DKI Jakarta. Madas Nusantara akan menampung dan menjembatani antara Pemda DKI Jakarta dengan masyarakat Jakarta,” ujar Jusuf Rizal kepada media di Jakarta.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menjawab pertanyaan mengenai agenda peringatan HUT ke-2 Madas Nusantara yang dijadwalkan berlangsung di Ballroom JIEXPO PRJ, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Berkomitmen Menjembatani Aspirasi Warga

Jusuf Rizal menyatakan Madas Nusantara berkomitmen turut mengawal jalannya pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hingga akhir masa jabatan yang direncanakan pada 2030. Ia menyebut organisasi tersebut sebelumnya mendukung pasangan Pramono Anung–Rano Karno dalam Pilgub DKI Jakarta 2024.

Menurut Jusuf Rizal, tidak semua persoalan masyarakat dapat tersampaikan secara langsung kepada gubernur. Karena itu, Madas Nusantara berencana menampung pengaduan warga dan meneruskannya kepada pihak yang berwenang sesuai dengan jenis persoalan yang disampaikan.

Ia mencontohkan sejumlah keluhan yang, menurutnya, perlu mendapat perhatian, termasuk persoalan yang berkaitan dengan kinerja Bank Jakarta serta klaim masyarakat mengenai lahan yang disebut telah dipinjam oleh Pemprov DKI Jakarta tetapi belum dibayarkan.

Terkait persoalan tersebut, Jusuf Rizal menyebut pihaknya akan berupaya menyiapkan pendampingan melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Madas Nusantara dan menyampaikan laporan kepada gubernur, DPRD, maupun kepala dinas terkait.

Mengenai pernyataan tentang dugaan kredit fiktif dan persoalan pembayaran lahan, informasi tersebut merupakan keterangan yang disampaikan narasumber. Penilaian lebih lanjut memerlukan dokumen pendukung, klarifikasi pihak yang disebut, serta pemeriksaan oleh instansi yang berwenang.

Pengaduan Gratis, Identitas Pelapor Dirahasiakan

Rumah Aspirasi Masyarakat Jakarta beralamat di Gedung Gajah Blok AQ, Jalan Dr. Saharjo Nomor 111, Tebet, Jakarta Selatan.

Madas Nusantara menyediakan saluran komunikasi bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan maupun informasi. Berdasarkan keterangan organisasi, layanan tersebut tidak dipungut biaya dan identitas pemberi informasi akan dirahasiakan.

Jusuf Rizal mengatakan masyarakat dapat menyampaikan laporan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang, korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Ia mengimbau agar laporan dilengkapi bukti yang relevan sehingga dapat ditelaah dan diteruskan secara tepat.

“Jadi kami melindungi identitas masyarakat yang melaporkan, baik penyalahgunaan wewenang, korupsi, kolusi maupun nepotisme. Diharapkan laporan disertai dengan bukti-bukti yang valid,” kata Jusuf Rizal.

Madas Nusantara berharap keberadaan rumah aspirasi tersebut dapat membantu memperluas akses masyarakat dalam menyampaikan persoalan pelayanan publik. Organisasi itu juga menyatakan akan menjembatani komunikasi warga dengan pemerintah daerah maupun instansi terkait.

Keberhasilan upaya tersebut akan bergantung pada proses penelaahan laporan, kelengkapan bukti, serta tindak lanjut dari pihak yang memiliki kewenangan. Masyarakat yang menyampaikan informasi juga diimbau menjaga dokumen pendukung dan menyampaikan keterangan secara benar agar pengaduan dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

*(Penulis; Redaksi )