“Alhamdulillah, acara Haul Ki Buyut Santri Kedung tahun ini berjalan lancar dan khidmat. Ini adalah tradisi baik yang harus kita lestarikan. Tujuannya untuk mendoakan leluhur kita, mengingat jasa-jasa beliau, dan mempererat silaturahmi antarwarga,” ujar Pendi.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan tidak hanya diisi dengan doa bersama dan tahlil, tetapi juga tausiyah keagamaan. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana untuk mengenalkan sejarah dan perjuangan para sesepuh kepada generasi muda.
“Kami berharap dengan haul ini, generasi muda di Kampung Lebak Makam khususnya, bisa mengenal siapa Ki Buyut Santri Kedung dan bisa meneladani akhlak beliau. Semoga kampung kita selalu diberikan keberkahan,” tambahnya.
Pererat Silaturahmi dan Jaga Kekompakan Warga
Pelaksanaan haul mendapat sambutan positif dari masyarakat Kampung Lebak Makam, Desa Pasir Kacapi. Warga berharap kegiatan keagamaan tersebut dapat terus diselenggarakan setiap tahun sebagai bagian dari upaya menjaga tradisi, mempererat kerukunan, dan memelihara kekompakan masyarakat.
Selain menjadi momentum untuk mendoakan leluhur, kegiatan ini juga menjadi ruang kebersamaan bagi warga lintas generasi dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan penghormatan terhadap sejarah kampung.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara warga dan panitia dalam suasana kekeluargaan.
Melalui kegiatan Haul Ki Buyut Santri Kedung, masyarakat berharap tradisi yang diwariskan para pendahulu tetap terjaga dan dapat menjadi sarana memperkuat silaturahmi serta menanamkan nilai-nilai keteladanan kepada generasi penerus.
*(Penulis: AN)
Seputarpublik.com — Tepat dan Berimbang.
Komentar