
Para Tokoh Permata IHT poto bersama usai menggelar acara buka puasa bersama, Sabtu (22/3/2025).
Seputar Publik Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Masyarakat Jakarta Mohammad Husni Thamrin (DPP Permata MHT) menggelar kegiatan buka puasa bersama seluruh pengurus Kordinator Wilayah di Jakarta dan Kepulauan Seribu, berlangsung di resto di kawasan Tomang, Jakarta Barat, Sabtu (22/3/2025)
Dihadiri langsung Ketua Dewan Pembina Permata MHT, Dr. Ing H Fauzi Bowo ST. Alias Bang Foke. Selain itu dihadiri pula HM Nuh, H.Supli Ali, Kyai Didi Supandi, H Hamzah, H. Naman Setiawan, H Beky Mardani, H.Mar'ie, H. Abdul Mu'in, dan dari Kepulauan Seribu H. Sumarno.
Pada kesempatan ini Ketua umum DPP Permata MHT, H. Marullah Matali yang juga Sekda DKI Jakarta, berhalangan hadir, sebagaimana diketahui beliau masih dalam suasana berkabung atas wafatnya ayahanda beliau.
Dalam sambutannya Dewan Pembina Permata IHT Fauzi Bowo, sangat mengapresiasi kekompakan Permata MHT sejak awal berdiri pada 22 Juni 1976, hingga kini terus menunjukkan kekompakannya dalam berbagai kegiatan dan aksinya.
"Permata MHT bisa dibilang sebagai salah satu ormas Betawi tertua di Jakarta, dan tercatat sebagai pendiri Bamus Betawi, tahun depan Permata MHT memasuki usia 50 tahun, sebuah pencapaian yang tidak gampang," ujar Bang Foke.
Disaat banyaknya ormas Betawi bergelut dengan dualisme kepemimpinan, bahkan terjadi silang pendapat, Permata MHT justru mengambil jalan damai demi menjaga persatuannya.
"Permata tidak pernah mengedepankan aksi massa, kita selalu berada di tengah yang bisa menerima dan diterima oleh semua kalangan," pungkas Foke.
Sementara itu, Ketua Harian Permata MHT, HM Nuh, menjelaskan resep manjur Permata MHT bisa bersih dari konplik dan bisa berumur panjang,
Menurutnya, mengendepankan musyawarah ketika ada masalah menerpa organisasi, khususnya soal uang yang jadi sumber keributan.
"Jangan pernah jual organisasi demi uang atau kepentingan pribadi, jika ada persoalan menyangkut uang pengurus harus duduk bersama untuk membicarakannya," ucap HM Nuh.
Selain itu, lanjut HM Nuh, silaturahmi juga jadi kunci dalam menjaga persatuan. Salah satunya menghargai orang-orang yang telah berjasa pada organisasi, Jika mereka sudah meninggal jangan lupa undang anak atau cucunya untuk hadir di acara-acara organisasi.
Seperti yang dilakukan pada malam ini, pengurus Permata MHT, mengundang dan memberikan sedikit bingkisan dan uang santunan kepada putra putri tokoh Permata MHT yang telah wafat, diantaranya putra Almarhum H.Syarif Mustafa, Putra Almarhum H. Amarullah Asbah, putra Alm H. Sanusi Abubakar, putra Alm KH. Djabir Chaidir Fadil, putra Alm H. Mawardi Hasan, putra Alm H. Suaibin, putra Alm KH. Zikrullah Rojali, serta anak Almarhum Brigjen TNI (Purn) H.M Sjukur.
Kegiatan ini disuport langsung oleh Lembaga Ekonomi Ummat (LEU) yang diketuai oleh H. Sutrisno Lukito Disastro, sebagai Kepala Bidang Ekonomi dan UMKM DPP Permata MHT.
Sekjen Permata MHT, H Supli Ali, menyampaikan ucapan terimakasih atas support yang telah diberikan oleh LEU dalam kegiatan pada hari ini.
(*/hel)