Seputarpublik.com || JAKARTA BARAT, — Rawa Belong selama ini dikenal sebagai salah satu sentra perdagangan bunga di Jakarta Barat. Namun, kawasan ini juga memiliki potensi seni dan tradisi Betawi yang akan diangkat melalui kegiatan Inaugurasi Kampung Budaya Rawa Belong 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (24 Oktober 2026).
Menjelang pelaksanaan acara, Jumat (23 Oktober 2026), suasana di kawasan Pasar Bunga Rawa Belong mulai dipercantik. Panggung didirikan, sejumlah sudut kawasan dihias, dan ornamen khas Betawi disiapkan untuk menyambut masyarakat.
Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta menjadwalkan kegiatan tersebut mulai pukul 09.00 WIB hingga malam hari. Sejumlah sanggar, komunitas, dan pelaku seni budaya setempat direncanakan terlibat untuk memeriahkan kegiatan sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Betawi kepada masyarakat.
Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, M. Miftahulloh Tamary, mengatakan inaugurasi tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi seni dan budaya Betawi yang tumbuh di tengah masyarakat.
“Inaugurasi Kampung Budaya Rawa Belong menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi seni dan budaya Betawi yang tumbuh di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi sanggar, komunitas, dan pelaku seni budaya untuk menampilkan kekayaan tradisi yang menjadi identitas kawasan,” ujarnya.
Lima Wilayah di Jakarta Berpotensi Menjadi Kampung Budaya
Pengembangan Kampung Budaya Rawa Belong merupakan tindak lanjut kajian, riset, dan pendampingan yang dilakukan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta pada 2022–2024.
Kajian tersebut bertujuan mengidentifikasi potensi budaya, memetakan karakteristik kawasan, serta merumuskan arah pengembangan Kampung Budaya di Jakarta.
Hasil kajian mengidentifikasi lima wilayah yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai episentrum Kampung Budaya. Selain Rawa Belong di Jakarta Barat, wilayah lainnya meliputi Marunda di Jakarta Utara, Tanah Abang di Jakarta Pusat, Petukangan di Jakarta Selatan, dan Condet di Jakarta Timur.
Rawa Belong dinilai memiliki modal budaya yang kuat. Kawasan ini mempunyai identitas wilayah yang mudah dikenali, nilai simbolik sebagai representasi budaya Betawi, serta komunitas dan sanggar yang aktif berkegiatan.
Keberadaan tokoh budaya, aktivitas seni tradisi, dan pemanfaatan ruang publik untuk kegiatan bersama juga menjadi bagian dari potensi yang mendukung pengembangan kawasan tersebut.
Inaugurasi Direncanakan Libatkan 100 Pelaku Seni Betawi
Inaugurasi Kampung Budaya Rawa Belong 2026 direncanakan melibatkan 10–15 sanggar dengan sekitar 100 pelaku seni budaya. Kegiatan ini ditargetkan dihadiri sekitar 400 tamu dan undangan.
Wali Kota Administrasi Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, serta Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat, Arif Rahman, juga direncanakan hadir bersama tokoh masyarakat setempat.
Melalui kegiatan tersebut, Rawa Belong diharapkan tidak hanya dikenal sebagai pusat perdagangan bunga, tetapi juga semakin mendapat perhatian sebagai kawasan yang merepresentasikan kekayaan seni dan tradisi Betawi di Jakarta.
Pengembangan Kampung Budaya diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi para pelaku seni untuk berkegiatan, menampilkan karya, dan menjaga keberlangsungan tradisi agar tetap dikenal oleh generasi muda.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan identitas budaya Jakarta melalui pengembangan kawasan yang memiliki potensi sejarah, komunitas, dan tradisi lokal.
*(Penulis; Helmi)
Seputarpublik.com — Tepat dan Berimbang