Seputar Publik / Berita

Arjaya Berkah Marine Kokohkan Posisi sebagai Galangan Kapal Strategis di Banten

Galangan kapal paling progresif di Provinsi Banten
Arjaya Berkah Marine galangan kapal paling progresif di Provinsi Banten. (Dok. photo, 4/12/2025). Arjaya Berkah Marine galangan kapal paling progresif di Provinsi Banten. (Dok. photo, 4/12/2025).

“Manajemen proyek yang efisien adalah kunci keberhasilan kami. Tim kami memiliki pengalaman panjang dalam mengoordinasikan seluruh proses kerja, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan,” ujar Divisi Kehumasan Arjaya Berkah Marine, Malikh, dalam keterangan tertulis, Kamis (4/11/2025).

Selain mengandalkan layanan standar industri, perusahaan ini juga memiliki fleksibilitas tinggi untuk menyesuaikan pengerjaan dengan karakteristik setiap proyek. Disiplin manajemen proyek membuat Arjaya Berkah Marine konsisten menyelesaikan pembangunan maupun perbaikan kapal secara tepat waktu, sesuai anggaran, dan dengan hasil optimal.

  ||Baca Juga: Pelaporan SPT Tahunan 2025 Wajib Pajak UMKM

Komitmen terhadap lingkungan turut menjadi fokus utama perusahaan. Setiap proses dirancang dengan memperhatikan dampaknya terhadap ekosistem laut, selaras dengan kebijakan keberlanjutan yang diterapkan.

“Tanggung jawab lingkungan tidak hanya menunjukkan kepedulian kami, tetapi juga menambah nilai bagi klien yang semakin mengutamakan praktik bisnis berkelanjutan,” tambahnya.

Didukung kontur lahan yang datar adalah faktor penting dalam proses docking dan pembangunan kapal,  Arjaya Berkah Marine kini menjadi salah satu galangan kapal yang diperhitungkan di Kabupaten Serang dan Provinsi Banten.

Seiring meningkatnya pertumbuhan industri shipyard di wilayah Banten, posisi perusahaan ini kian strategis. Secara nasional, sektor maritim menunjukkan kinerja kuat dengan nilai investasi mencapai Rp136,3 triliun pada kuartal I/2025, dan berkontribusi 7 persen terhadap PDB. Angka ini menegaskan besarnya potensi Indonesia dalam mendorong daya saing industri maritim di kawasan ASEAN. (*/ren)

Tulis Komentar

Komentar