“Kami berharap akses ini dapat membantu masyarakat merencanakan kunjungan dan menikmati berbagai pengalaman yang tersedia di Balai Kota,” ujar Marulina.
Mendekatkan Pemerintahan dengan Masyarakat
Melalui Namu Balai Kota, Pemprov DKI Jakarta ingin memperluas fungsi kompleks pemerintahan tersebut sebagai ruang yang dapat dikenali dan dimanfaatkan masyarakat.
Balai Kota tidak hanya diperkenalkan sebagai tempat berlangsungnya aktivitas birokrasi, tetapi juga sebagai ruang untuk mengenal sejarah Jakarta, menikmati seni dan budaya, bertemu komunitas, serta mengakses sejumlah layanan pemerintah.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta mendekatkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat melalui ruang publik yang terbuka, inklusif, serta berorientasi pada pelayanan.
Dengan konsep tersebut, masyarakat tidak hanya dapat mengenal lebih dekat Balai Kota dan sejarah Jakarta, tetapi juga memperoleh pengalaman edukasi, rekreasi, interaksi komunitas, serta akses terhadap sejumlah layanan publik dalam satu kawasan.
*Penulis; Helmi
Komentar