Sekretaris Jenderal KBB Sa-dunia, Dr. Taufik Arbain, menjelaskan bahwa rapat pra kongres pada Selasa (27/10/2026) difokuskan pada sejumlah agenda internal organisasi yang dinilai penting bagi penguatan tata kelola KBB Sa-dunia.
Agenda pembahasan meliputi penyempurnaan administrasi kepesertaan, verifikasi keabsahan kepengurusan di setiap wilayah, serta evaluasi dan penyusunan draf usulan perubahan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi.
Pembahasan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi untuk memastikan organisasi memiliki tata kelola yang lebih tertib, struktur kepengurusan yang terverifikasi, serta arah program kerja yang dapat dijalankan secara berkelanjutan.
Melalui forum pra kongres, KBB Sa-dunia diharapkan mampu menyatukan pandangan dan memperkuat koordinasi antarpengurus sebelum memasuki agenda kongres.
Meneguhkan Persaudaraan Banjar di Seluruh Dunia
Di bawah kepemimpinan Paman Birin, KBB Sa-dunia membawa semangat persatuan melalui semboyan “Urang Banjar, Satu Hati di Mana Pun Berada.”
Semangat tersebut menegaskan pentingnya menjaga ikatan persaudaraan, melestarikan adat dan budaya, serta memperkuat kontribusi masyarakat Banjar bagi daerah asal, Indonesia, dan dunia.
Pra Kongres II KBB Sa-dunia tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi, tetapi juga ruang untuk merawat identitas budaya dan mempertemukan gagasan dari masyarakat Banjar lintas wilayah dan negara.
Dengan persiapan yang matang, program kerja yang realistis, serta penguatan tata kelola organisasi, hasil pra kongres diharapkan menjadi landasan bagi pelaksanaan kongres dan pengembangan KBB Sa-dunia ke depan.
Semangat kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa sejauh apa pun masyarakat Banjar melangkah, hubungan dengan tanah leluhur dan tanggung jawab menjaga warisan budaya tetap menjadi bagian penting dari identitas urang Banjar.(Red.)*
**Seputarpublik.com — Tepat dan Berimbang.**
Komentar