Seputar Publik / Berita

Dadang Rahmat Ditunjuk Pimpin DATSUN DKI Jakarta, Anton Charliyan Serukan Persatuan dan Pelestarian Budaya Sunda

Pengukuhan Dewan Adat Sunda dalam rangkaian Sunda Sabuana Award 2026 di Bandung menjadi momentum memperkuat persatuan masyarakat Sunda, menjaga warisan leluhur, dan mengembangkan peran kelembagaan adat di berbagai wilayah.
Dadang Rahmat, S.H., Ketua Umum AMKI Pusat, menerima amanah sebagai Pupuhu/Ketua Adat Sunda wilayah DKI Jakarta dalam rangkaian kegiatan Sunda Sabuana Award 2026 di Bandung. Pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan adat dan melestarikan budaya Sunda di perantauan. Dadang Rahmat, S.H., Ketua Umum AMKI Pusat, menerima amanah sebagai Pupuhu/Ketua Adat Sunda wilayah DKI Jakarta dalam rangkaian kegiatan Sunda Sabuana Award 2026 di Bandung. Pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan adat dan melestarikan budaya Sunda di perantauan.

Anton menyampaikan bahwa persatuan masyarakat Sunda tidak cukup hanya bertumpu pada kesamaan asal-usul dan identitas budaya. Dibutuhkan tokoh-tokoh yang bersedia mengambil peran sebagai penggerak, menyatukan potensi, dan mengajak masyarakat berpartisipasi dalam menjaga warisan leluhur.

“Teu mungkin urang Sunda ngahiji, teu mungkin urang Sunda sabengket lamun henteu aya oray-orayan. Moal aya oray-orayan lamun teu aya lokomotifna. Ku kituna, mudah-mudahan di dieu aya nu siap janten lokomotifna pikeun urang Sunda,” ungkap Anton Charliyan.

Filosofi tersebut menggambarkan bahwa persatuan membutuhkan kebersamaan sekaligus kepemimpinan yang mampu mengarahkan langkah menuju tujuan bersama.

Anton berharap hadirnya para pupuhu, pengurus adat, tokoh masyarakat, dan generasi muda dapat menjadi kekuatan untuk menjaga nilai-nilai luhur budaya Sunda. Menurut pesan yang disampaikannya, pelestarian adat tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan masyarakat.

Tulis Komentar

Komentar