Ia berharap komunikasi dan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat adat, serta berbagai pemangku kepentingan dapat terus diperkuat, khususnya dalam perlindungan hak-hak masyarakat adat, pelestarian hutan ulayat, dan penataan kawasan yang memperhatikan kearifan lokal.
Pemeliharaan bibit yang telah ditanam juga menjadi bagian penting agar gerakan penghijauan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat.
Kawasan Baduy diharapkan dapat terus terjaga sebagai benteng hijau yang mendukung keseimbangan ekosistem serta kelestarian sumber daya alam di Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten.
Dihadiri Bupati Lebak dan Unsur Forkopimda
Kegiatan penanaman pohon tersebut turut dihadiri Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya, unsur Kodim 0603, jajaran TNI-Polri, Kapolres Lebak AKBP Arninsi, S.H., S.I.K., M.Si., unsur Pemerintah Kabupaten Lebak, tokoh masyarakat, serta Ketua TP PKK Kabupaten Lebak, Belia Asyidiki Jayabaya.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan keterlibatan sejumlah pemangku kepentingan dalam mendukung gerakan pelestarian lingkungan di kawasan adat Baduy.
Melalui gerakan Baduy Lestari, dukungan terhadap penghijauan diharapkan berlanjut pada pemeliharaan tanaman, penguatan kesadaran lingkungan, dan perlindungan kawasan ulayat agar tetap lestari bagi generasi mendatang.
*Penulis: AN
Komentar