5. Budiarto Curug (RTO): ditutup pukul 06.48–23.59 WIB.
6. Pondok Cabe (PCB): ditutup pukul 10.05–23.59 WIB.
7. Taufik Kiemas (TFY): ditutup pukul 11.30–23.59 WIB.
8. Atung Bungsu (WIPY/PXA): ditutup pukul 13.34–17.00 WIB.
Status operasional tersebut dapat berubah mengikuti perkembangan sebaran abu vulkanik, kondisi atmosfer, serta informasi keselamatan penerbangan terbaru.
Sebelumnya, BMKG juga menyampaikan bahwa sebaran abu vulkanik telah berdampak pada sejumlah aktivitas penerbangan. Penyesuaian operasional bandara dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan penerbangan.
Masyarakat Diminta Tetap Waspada
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar pesisir Selat Sunda, untuk tetap waspada namun tidak panik.
Masyarakat diminta mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi, termasuk BMKG dan PVMBG/Badan Geologi, serta mematuhi arahan pemerintah daerah setempat.
Warga juga diingatkan agar tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai perkembangan erupsi maupun sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Pergerakan abu vulkanik dapat berubah mengikuti dinamika atmosfer dan arah angin. Karena itu, pembaruan informasi resmi menjadi penting bagi masyarakat maupun sektor transportasi, khususnya penerbangan.
BMKG hingga kini terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap atmosfer serta keselamatan penerbangan.(*/Red.)
Sumber: BMKG
Komentar