President Korean Chamber of Commerce and Industry in Indonesia (KOCHAM Indonesia), Lee Kang Hyun, menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi semakin penting.
Menurutnya, ratusan perusahaan Korea beroperasi di Indonesia dan membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan bahasa, tetapi juga memahami budaya serta karakter masyarakat Korea.
Kemampuan tersebut dinilai menjadi modal penting dalam membangun komunikasi dan kerja sama bisnis lintas negara.
Pandangan serupa disampaikan Director of Korea Foundation Jakarta Office, Lee Sang Hoon.
Ia menempatkan mahasiswa dan alumni studi Korea sebagai living bridges atau “jembatan hidup” yang dapat memperkuat hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Korea Selatan.
Dengan kemampuan bahasa sekaligus pemahaman budaya, para lulusan dinilai memiliki posisi strategis dalam membangun saling pengertian dan hubungan antarmasyarakat kedua negara.
Dari Keterbatasan Pengajar hingga 8 dari 9 Dosen Bergelar Doktor
Perjalanan dua dekade Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Korea FIB UI juga memperlihatkan perkembangan kelembagaan.
Komentar